Friday, 8 November 2013

Percakapan




“harus berapakali lagi pria itu membuatmu menangis?,harus beberapa lama lagi kamu berpura-pura kuat?  Yang kamu butuh itu bahagia yang nyata bukan perasaan sesaat atau cinta karena penasaran” nadanya semakin meninggi

“tapi, ini bukan perasaan sesaat , aku menyayanginya” ucapku lirih

“tapi kamu tidak bahagiaa!!”

Aku diam , mencoba tenang .

“ada yang lebih menyayangimu , tapi kamu selalu membuka hati bagi mereka yang kamu sayangi , bukan mereka yang menyayangimu” katanya pelan .

“ ini keputusanku , apapun itu aku yang merasakannya”

“ tapi apa yang kamu rasakan juga kurasakan” ia memalingkan wajahnya penuh kecewa.

Aku tau seseorang tidak akan menegurku sekeras ini jika ia tidak menyayangiku .

“ sudalah, lupakan saja pria itu! “

“ tapi kamu tidak mengerti , mengurangi rasa sedikit saja itu susah sekali” aku menangis.

Ia berhenti bicara dan memelukku erat , sangat erat.

“ah sudahlah kau memang keras kepala !”Katanya  menyeka air matanya .

“faa dalam hidup ini , ada beberapa hal yang sekalipun sudah setengah mati kita perjuangkan tapi tetap saja tidak berhasil . dan tidak semua yang benar-benar serius kamu tunggu akan datang padamu. It’s life”-sambungnya

Mungkin ada benarnya , tidak ada orang yang selamanya kuat , dan tahan banting di setiap keadaan . ada titik di mana mereka rapuh dan mesti lebih banyak mendengarkan
orang-orang yang menyayanginya dari pada mengikuti kata hatinya .
 
hati kita – mereka tak baik di gunakan untuk menyimpan seseorang yang membuat kita merasa “menyayanginya = menyakiti diri sendiri” 


Dan saya ,saya tidak perlu lagi mempertahankan kamu yang tidak ingin tinggal .
S e k i a n

No comments:

Post a Comment