Thursday, 31 October 2013

Pergi



Beberapa tak mampu memahami seberapa sedihnya melihat seseorang yang begitu ingin kita bahagiakan terlihat begitu bahagia bersama orang yang baru mereka temui, di banding dengan kita yang begitu lama mengenalnya tapi belum pernah membuatnya sebahagia itu. Itu adalah titik dimana kita kecewa atas diri kita sendiri.

Tidak ada yang akan sanggup menyalahkan siapapun selain diri kita sendiri, lagi pula siapa yang sanggup menyalahkan orang yang begitu kita sayangi :’) ?sayang yang sebenarnya akan selalu lebih dulu bertanya soal kekurangan diri sendiri .

Adakalanya mencintai berarti harus berani menghadapi sakit untuk memilih bertahan. Dan bebarapa orang tak sanggup menahan sakit dan justru membatasi jarak , dan memberinya kesempatan berbahagia bersama selain kita .

Pergi bukan berarti tidak ingin bertahan, terkadang pergi berarti harus berani memberi kesempatan untuk lebih bahagia, walaupun berarti harus berjalan tanpanya, walaupun pergi tak jauh lebih mudah dari bertahan tinggal. Tapi pergi setidaknya masih memberi kesempatan untuk tidak membuang waktu dengan berpura-pura bahagia padahal hati kita cukup banyak terluka .

Ada begitu banyak cinta yang memaksa seseorang untuk be-rakting tengah bahagia padahal hatinya sedang hancur tidak karuaan. Itulah mereka yang memilih menahan sakit dengan bertahan dengan orang yang begitu mereka sayangi. Karena begitu takut berjarak dengan hati yang begitu mereka cintai .

Dan saya selalu tidak sanggup memilihnya , tidak dan terimaksih.

"Waktu selalu mempu memberi jarak , walau tak selalu berhasil membuat perbedaan perasaan"

1 comment: