Wednesday, 2 October 2013

it's always been you




Menyedihkan sebenarnya mengenang seseorang yang tak pernah benar-benar ada , menghadiahi kita luka , tapi tak mengajari kita lupa.


Rasanya ingin kembali jadi anak kecil saja , yang begitu mudah bahagia hanya kerena di ijinkan main hujan hujan .Atau Aku juga ingin kembali kemasa-masa di mana galau belum setenar ini dan rindu belum semenyesakkan ini.

Bagaimana jika kita tukar posisi , kau yang mencintaiku sepenuh hati , aku yang mengabaikanmu tanpa peduli . kau yang selalu merindukanku , aku yang selalu melupakanmu. kau yang memikirkanku setiap hari , aku yang memikirkanmu sekali-sekali . kau yang selalu ingin tahu kabarku , aku yang tidak mau tahu tentang hari-harimu.

Biar kamu juga tau rindu yang bertepuk sebelah tangan itu rasanya bagaimana , berjuang sendiri tanpa ada balasan itu seperti apa .

Rindu itu memang menyebalkan , Maaf kalau rinduku sering kurang ajar, selalu saja kamu yang jadi sasaran. tapi akulah yang lagi-lagi korban perasaan


kadang ketika sedang sedih atau kecewa, aku lebih memilih tersenyum atau mengetik kata “ hehe” pada setiap percakapan yang sebenarnya tidak lucu. bukan untuk menghindar dari pertanyaan-pertanyaan kenapa .  bukan untuk di kataan sok kuat , tapi memilih senyum pas lagi sedih itu bukan sok , itu namanya berjuang .
 
Tapi kadang ada rasa sedih yang tidak bisa tuntas hanya dengan tersenyum , menangis justru  berperan baik untuk mengendapkan kesedihan itu.

Mungkin saja saat ini ,orang yang kau pikir baik-baik saja, sedang menangis memikirkanmu atau barangkali mencemaskanmu , atau barangkali karena merindukanmu dengan terlalu .



4 comments:

  1. kalimat terakhir menyedihkan. -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu di ketik pas guling* d rumput waktu jam 2 :)

      Delete
  2. hehehehe, :D gak rugi deh guling2 nya klo gitu. bisa menciptakan sesuatu di bawah langit malam diatas rumput hijau. sejuk nya penuh makna. wkwkwk

    ReplyDelete